General information
Model: Vespa LX 125
Year: 2007
Category: Scooter
Rating: 64.9 out of 100. Show full rating and compare with other bikes
Engine and transmission
Displacement: 124.00 ccm (7.57 cubic inches)
Engine type: Single cylinder, four-stroke
Power: 10.19 HP (7.4 kW)) @ 8000 RPM
Torque: 9.60 Nm (1.0 kgf-m or 7.1 ft.lbs) @ 6000 RPM
Top speed: 91.0 km/h (56.5 mph)
Bore x stroke: 57.0 x 48.6 mm (2.2 x 1.9 inches)
Valves per cylinder: 2
Fuel control: SOHC
Cooling system: Air
Clutch: Dry automatic centrifugal type with damping plugs
Chassis, suspension, brakes and wheels
Frame type: Steel sheet metal with welded structural reinforcements
Front suspension: Single-arm with coil spring and dual effect single shock absorber
Rear suspension: Coil spring with adjustable pre-load and dual effect single shock absorber
Front tyre dimensions: 110/70-11
Rear tyre dimensions: 120/70-10
Front brakes: Single disc
Front brakes diameter: 200 mm (7.9 inches)
Rear brakes: Expanding brake (drum brake)
Rear brakes diameter: 110 mm (4.3 inches)
Physical measures and capacities
Dry weight: 110.0 kg (242.5 pounds)
Power/weight ratio: 0.0926 HP/kg
Overall length: 1,800 mm (70.9 inches)
Wheelbase: 1,280 mm (50.4 inches)
Fuel capacity: 8.60 litres (2.27 gallons)
Other specifications
Starter: Electric & kick
Color options: Gray, red, blue, black
Thursday, December 8, 2011
Vespa GTV 250
Engine Type: Single-cylinder Liquid cooled Fuel Injected 4-valve 4-stroke
Cylinder Capacity: 244 cc
Bore X stroke: 72 x 60 mm
Max power at shaft: 16.2 Kw (22 HP) at 8,250 rpm
Max torque: 20.2 Nm at 6,500 rpm
Starting Electric Transmission: "Twist and Go" Automatic Transmission (CVT) with Automatic Clutch
Chassis: Load-bearing steel chassis with welded structural supports
Front suspensions: Single-arm with dual-acting hydraulic shock absorber and co-axial spring
Rear suspensions: Twin dual action shock absorbers with adjustable pre-load
Front brake: 220 mm disc, floating calliper with twin pistons
Rear brake: 220 mm disc, calliper with two opposed pistons
Front tyre/rear tyre: Die-cast aluminium alloy, 12"x3.00" Tubeless 120/70-12" / Tubeless 130/70-12"
Length: 1940 mm
Width: 755 mm
Wheelbase: 1395 mm
Seat height: 790 mm
Dry weight: 148kg
Fuel tank capacity: 9.2 litres (includes 2.0 litres reserve)
Max speed (km/hr): 122 km/h
Type approval: Euro 3
Consumption: (ECE applicable text cycle)29km/l (ECE + EUDC test cycle)
Consumption: @km/h - km/l39km/l @ 60km/h
Labels:
Info Vespa
Link Download Katalog Vespa
Buat rekan scooterist yang mau download Katalog Vespa All variant, silahkan klik saja link di bawah ini....dan insyaallah selalu Update....!!!!
hengky-kik.blogspot.com
Scooter Center
mods-1968
produkte24.com
hengky-kik.blogspot.com
Scooter Center
mods-1968
produkte24.com
Labels:
Info Vespa
Wednesday, December 7, 2011
Link Info Sparepart, Tuning & Spesifikasi VESPA
Buat rekan scooterist yang maunyari info tentang sparepart dan info mengenai spesifikasi Vespa All variant, silahkan klik saja link di bawah ini....dan insyaallah selalu Update....!!!!
vespalabs.org
vespaspares.co.uk
beedspeed.com
scooterhelp.com
vespausa.com
vespamaintenance.com
scooterama.co.nz
vespalabs.org
vespaspares.co.uk
beedspeed.com
scooterhelp.com
vespausa.com
vespamaintenance.com
scooterama.co.nz
Labels:
Info Vespa
Tuesday, July 26, 2011
5 Penyebab Seorang Anak Menjadi Pemalu
Pada umumnya sejak lahir manusia telah memiliki sedikit perasaan malu, namun bila perasaan itu telah berubah menjadi semacam rasa takut yang berlebihan, maka hal itu akan menjadi suatu fobia, yaitu takut mengalami tekanan dari orang lain atau takut menghadapi masyarakat. Anak yang pemalu selalu menghindar dari keramaian dan tidak dapat secara aktif bergaul dengan temannya yang lain.
Guru tidak mudah mengetahui apakah muridnya seorang pemalu, sebab pada umumnya mereka tidak suka berbuat kegaduhan atau masalah. Sifat pemalu dapat menjadi masalah yang cukup serius sebab akan menghambat kehidupan anak, misalnya dalam pergaulan, pertumbuhan harga diri, belajar, dan penyesuaian diri. Umumnya ciri anak pemalu ialah terlalu sensitif, ragu-ragu, terisolir, murung, dan juga sulit bergaul. Jadi mereka perlu diberi bantuan.
PENYEBAB MASALAH
Hal ini merupakan faktor yang tidak langsung dan belum pasti. Sejak lahir anak tersebut terlihat agak sensitif dan kemungkinan hal itu terjadi karena pembawaan saat ibu yang ketika sedang mengandung mengalami tekanan jiwa maupun fisik. Namun ini juga belum dapat menjadi suatu bukti yang kuat apakah kelak anak yang sensitif itu akan menjadi seorang pemalu.
Ada sebagian anak yang mengalami hal-hal yang kurang menyenangkan pada masa kanak-kanaknya. Misalnya orangtua sering berpindah- pindah, orangtua bercerai, orangtua meninggal, dipaksa pindah sekolah atau dihina oleh teman dan sebagainya. Semua pengalaman itu mengakibatkan terganggunya hubungan sosial mereka dengan lingkungan, suka menghindar atau mundur, dan tidak berani bergaul dengan orang yang tidak dikenal.
Sifat pemalu akan terjadi bila anak hidup dengan latar belakang di mana ia diabaikan oleh orangtuanya, atau dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang mengasingkan diri, terlalu dikekang sehingga mereka tidak dapat mengalami hubungan sosial yang normal dengan masyarakat.
Mungkin perasaan malu itu timbul karena anak bertubuh pendek, bersikap kaku atau punya kebiasaan yang jelek, lalu berusaha untuk menutupinya dengan cara menyendiri atau menghindari pergaulan dengan orang lain. Karena kurang rasa percaya diri dan beranggapan dirinya tidak sebanding dengan orang lain, ia tidak suka memperlihatkan diri di keramaian.
Banyak anak yang menjadi pemalu karena pandangan orang lain yang telah merasuk ke dalam dirinya sejak kecil. Mungkin orang dewasa sering mengatakan bahwa ia pemalu, bahkan guru dan teman-teman juga berpendapat sama, sehingga akhirnya ia benar-benar menjadi seorang pemalu.
Sumber :
Friday, February 18, 2011
Jubah Tembus Pandang Segera Terwujud
Jubah tembus pandang, seperti yang dipakai Harry Potter, sebentar lagi jadi kenyataan. Jubah baru ini bisa membuat objek yang ditutupinya tak terlihat oleh mata.
Jubah dibuat dari dua potong kristal kalsit, mineral berwarna putih atau tak berwarna yang biasa terdapat dalam batu gamping. Kedua potong kristal tersebut ditempel dengan aturan tertentu.
Kalsit sangat bersifat anisotropik, sifat yang membuat cahaya yang datang akan diteruskan ke sudut yang berbeda dari cahaya yang masuk dari sisi lain. Dengan menggunakan dua kalsit, para peneliti dapat membelokkan cahaya di sekitar objek padat yang diletakkan di antara kristal.
Di dalam kedua kristal kasit itu ada celah berbentuk segitiga siku-siku. "Apa pun yang Anda letakkan di bawah celah ini tak akan tampak dari luar," kata George Barbastathis dari MIT.
Jubah buatan Massachusetts Institute of Technology dan SMART Centre dari Singapura ini tidak seperti jubah-jubah serupa yang pernah dikembangkan. Jubah-jubah lama hanya dapat membuat benda-benda menghilang di bawah sinar dengan panjang gelombang yang tak tampak oleh manusia.
Jubah lain hanya dapat menghilangkan benda-benda mikroskopis. Jubah baru ini dapat bekerja dengan cahaya yang terlihat oleh mata manusia dan dapat menyembunyikan objek yang cukup besar.
Jubah tembus pandang ini masih punya kekurangan. Salah satu contohnya adalah hanya bekerja maksimal di bawah cahaya hijau. Para peneliti sengaja mendesain dengan warna hijau karena, selain kalsit hanya bisa dikonfigurasi pada gelombang cahaya tertentu saja, mata manusia sangat sensitif terhadap warna hijau. Demikian jelas Barbastathis.
Selain itu, efek menghilang ini hanya tampak jelas dari sudut tertentu. Jika dilihat dari sudut berbeda, objek akan tampak kembali.
Meskipun demikian Barbastathis merasa percaya diri kalau timnya atau peneliti lain akan membuat jubah yang lebih baik dalam waktu dekat.
Ia juga yakin kalau jubah seperti ini akan punya penggunaan. "Di Boston ada banyak persimpangan jalan dengan sudut yang tajam. Saat melihat lampu lalu lintas, mungkin Anda akan bingung apakah lampu itu untuk jalan Anda atau jalan lain. Dengan jubah ini, kita bisa sembunyikan lampu lalu lintas yang lain sehingga pengendara tidak bingung," jelas Barbastathis.
Sumber : kompas.com
Jubah dibuat dari dua potong kristal kalsit, mineral berwarna putih atau tak berwarna yang biasa terdapat dalam batu gamping. Kedua potong kristal tersebut ditempel dengan aturan tertentu.
Kalsit sangat bersifat anisotropik, sifat yang membuat cahaya yang datang akan diteruskan ke sudut yang berbeda dari cahaya yang masuk dari sisi lain. Dengan menggunakan dua kalsit, para peneliti dapat membelokkan cahaya di sekitar objek padat yang diletakkan di antara kristal.
Di dalam kedua kristal kasit itu ada celah berbentuk segitiga siku-siku. "Apa pun yang Anda letakkan di bawah celah ini tak akan tampak dari luar," kata George Barbastathis dari MIT.
Jubah buatan Massachusetts Institute of Technology dan SMART Centre dari Singapura ini tidak seperti jubah-jubah serupa yang pernah dikembangkan. Jubah-jubah lama hanya dapat membuat benda-benda menghilang di bawah sinar dengan panjang gelombang yang tak tampak oleh manusia.
Jubah lain hanya dapat menghilangkan benda-benda mikroskopis. Jubah baru ini dapat bekerja dengan cahaya yang terlihat oleh mata manusia dan dapat menyembunyikan objek yang cukup besar.
Jubah tembus pandang ini masih punya kekurangan. Salah satu contohnya adalah hanya bekerja maksimal di bawah cahaya hijau. Para peneliti sengaja mendesain dengan warna hijau karena, selain kalsit hanya bisa dikonfigurasi pada gelombang cahaya tertentu saja, mata manusia sangat sensitif terhadap warna hijau. Demikian jelas Barbastathis.
Selain itu, efek menghilang ini hanya tampak jelas dari sudut tertentu. Jika dilihat dari sudut berbeda, objek akan tampak kembali.
Meskipun demikian Barbastathis merasa percaya diri kalau timnya atau peneliti lain akan membuat jubah yang lebih baik dalam waktu dekat.
Ia juga yakin kalau jubah seperti ini akan punya penggunaan. "Di Boston ada banyak persimpangan jalan dengan sudut yang tajam. Saat melihat lampu lalu lintas, mungkin Anda akan bingung apakah lampu itu untuk jalan Anda atau jalan lain. Dengan jubah ini, kita bisa sembunyikan lampu lalu lintas yang lain sehingga pengendara tidak bingung," jelas Barbastathis.
Sumber : kompas.com
Labels:
Info Aneh Unik dan Menarik
Kelelawar Terbukti Hewan yang Setia Pada Pasangannya
Kelelawar, satu-satunya hewan jenis mamalia yang bisa terbang, ternyata salah satu spesies yang punya kesetiaan. Hasil studi selama lima tahun menunjukkan bahwa kelelawar menjaga kesetiaan dengan kerabat dekat, keluarga, dan koloninya dalam jangka panjang.
Penelitian tersebut dilakukan oleh Professor Gerald Kerth dari Universitas Greifswald, Jerman dan timnya. Hasil penelitiannya dipublikasikan di jurnal Proceedings of the Royal Society B yang terbit baru-baru ini. Hasil riset ini mengungkap kompleksitas kehidupan hewan seperti kelelawar.
Sebanyak dua koloni kelelawar diamati dalam penelitian ini. Setiap kelelawar ditandai dengan microchip sehingga memudahkan observasi. Selanjutnya, secara berkala, peneliti melakukan pengamatan saat kelelawar sedang bertengger. Sebanyak 20.000 pengamatan dilakukan.
Hasil penelitian mengungkap bahwa kelelawar dalam berbagai rentang umur, ukuran, status reproduksi dan kekerabatan mempertahankan hubungan jangka panjang. "Dalam koloni lebih besar, kami mendeteksi 2 sub unit stabil yang terdiri dari kelelawar dari berbagai garis keturunan," kata peneliti.
"Hubungan antara sub unit tersebut terutama dipertahankan oleh kelelawar yang lebih tua dan bertahan selama bertahun-tahun," ungkap peneliti dalam publikasinya. Detail struktur sosial dari kelelawar tampak jelas ketika data dalam jumlah besar digunakan.
Peneliti mengungkapkan bahwa gajah, lumba-lumba, beberapa hewan karnivora dan primata juga mempertahankan hubungan sosial mereka di samping adanya proses pemisahan dan penggabungan dengan berbagai grup. Proses tersebut disebut dengan fisi dan fusi.
Informasi tentang dinamika hubungan sosial dan interaksi antarindividu penting untuk memahami evolusi sosialitas hewan, termasuk manusia. "Penelitian kami membuka peluang mendeskripsikan relasi antara kompleksitas sosial dan kecerdasan sosial pada mamalia," jelas peneliti.
Sumber : kompas.com
Penelitian tersebut dilakukan oleh Professor Gerald Kerth dari Universitas Greifswald, Jerman dan timnya. Hasil penelitiannya dipublikasikan di jurnal Proceedings of the Royal Society B yang terbit baru-baru ini. Hasil riset ini mengungkap kompleksitas kehidupan hewan seperti kelelawar.
Sebanyak dua koloni kelelawar diamati dalam penelitian ini. Setiap kelelawar ditandai dengan microchip sehingga memudahkan observasi. Selanjutnya, secara berkala, peneliti melakukan pengamatan saat kelelawar sedang bertengger. Sebanyak 20.000 pengamatan dilakukan.
Hasil penelitian mengungkap bahwa kelelawar dalam berbagai rentang umur, ukuran, status reproduksi dan kekerabatan mempertahankan hubungan jangka panjang. "Dalam koloni lebih besar, kami mendeteksi 2 sub unit stabil yang terdiri dari kelelawar dari berbagai garis keturunan," kata peneliti.
"Hubungan antara sub unit tersebut terutama dipertahankan oleh kelelawar yang lebih tua dan bertahan selama bertahun-tahun," ungkap peneliti dalam publikasinya. Detail struktur sosial dari kelelawar tampak jelas ketika data dalam jumlah besar digunakan.
Peneliti mengungkapkan bahwa gajah, lumba-lumba, beberapa hewan karnivora dan primata juga mempertahankan hubungan sosial mereka di samping adanya proses pemisahan dan penggabungan dengan berbagai grup. Proses tersebut disebut dengan fisi dan fusi.
Informasi tentang dinamika hubungan sosial dan interaksi antarindividu penting untuk memahami evolusi sosialitas hewan, termasuk manusia. "Penelitian kami membuka peluang mendeskripsikan relasi antara kompleksitas sosial dan kecerdasan sosial pada mamalia," jelas peneliti.
Sumber : kompas.com
Labels:
Info Aneh Unik dan Menarik
Subscribe to:
Posts (Atom)



